Canda Tawa

1. Teman Jadi Korban

Ali dan Achmad sedang hiking di puncak, ketika tiba-tiba mereka melihat seekor macan kira-kira 300 meter dari mereka. Macan itu juga melihat mereka dan mulai berjalan ke arah mereka. Mereka cepat lari untuk keselamatan nyawa mereka. Setelah 10 m, Ali tiba-tiba berhenti, mencopot ranselnya dan membuangnya. Achmad bingung dan bertanya kepada Ali mengapa ia melakukannya. Ali menjawab,”untuk membantuku lari lebih cepat.” Achmad membalasnya,” Saya tahu tapi apa bisa lari lebih cepat dari macan?” “Tidak,” jawab Ali sambil mendahului Ahmad,” Saya hanya perlu lari lebih cepat lagi darimu.”

2. Mobil 

Tono: mobil apa yang serba salah??

Tini: Mobil….. mogok, Ya??

Tono: Salah!!

Tini: Abis, mobil apa donk??

Tono: Mobil…mobilang ini salah, mobilang itu salah…. mobilang apa lagi??

3. Monyet

Dono: Monyet apa yang paling ngeselin??

Dini: Monyet jahil!!

Dono: Saalahhh!!

Dini: Nyerah deh, monyet apa??

Dono: Mo nyetrika ga boleh, mo nyetel tv gak boleh, ngeselin khannn…..??

4. Tidak Jujur

Suami: Saya rasa pembantu kita mengambil handuk kita waktu dia pulang.

Istri: Memang orang sekarang jarang ada yang jujur. Keterlaluan sekali….!!! Handuk yang mana?

Suami: Handuk yang biru besar itu lho…..

Istri: Oh, maksudmu handuk yang kita ambil dari hotel di Surabaya dulu itu ya??….

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s